“Alkisah pada pagi hari yang cerah, ada 3 orang teman yang sedang beristirahat di suatu padang rumput. mereka bertiga mengeluh tentang kerasnya hidup masing masing dari mereka, mereka mengeluh tentang perjalanan yang mereka tempuh, kesuliaan ekonomi dan kesulitan kesulitan lain.

Tiba tiba, sebuah cahaya nan terang menyinari langit , sinar itu jauh lebih terang dari mentari yang bersinar.

3 orang itu sungguh takjub dan gemetar akan fenomena ini. Kemudian terdengar suara yang keras bagai guntur “kalau kalian mau merubah hidup kalian, bawalah batu batu di sekitar kalian sebanyak mungkin, dan teruslah berjalan hingga matahari terbenam! tapi ingat! hanya 1 diantara kalian yang akan bahagia pada akhirnya.” dan sama seperti datangnya, suara dan sinar terang itupun menghilang secara tiba tiba.
ketiga orang ini pun langsung berdiskusi akan perintah yang dikatakan oleh suara itu, mereka pun setuju untuk memungut batu batu disekitar mereka .

Tapi, ada saja kelemahan manusia yang kita kenal sebagai kemalasan. Orang pertama, hanya mengambil satu buah batu karena dia merasa batu itu hanya akan memberatkannya. Orang ke 2 hanya mengambil beberapa buah batu, karena dia mengambil hanya semampunya saja. Sedangkan orang ke-3, dia tahu, suara dari langit tadi tidak mungkin sebuah candaan, jadi dia pun mengambil batu batu itu sebanyak mungkin dalam kantong besar yang dibawanya.

sepanjang perjalanan, orang pertama dan kedua selalu menggoda orang ketiga untuk mengurangi beban yang dibawanya, mereka menggoda dengan menyatakan tak ada gunanya membawa batu batu dalam jumlah sebanyak itu, betapa capeknya harus menggendong batu sebanyak itu, dll. orang ketiga ini tidak terpengaruh dan tetap tegar membawa batu tersebut.
Matahari pun terbenam,

saat penentuan pun tiba. 3 orang itu melihat batu mereka, mereka terkejut!! batu itu telah berubah menjadi BERLIAN!!!

Berlian! Batu itu benar benar berubah menjadi berlian!
orang pertama langsung menangis meraung raung, menyesal betapa malasnya dia. orang kedua tertunduk lemas, menyesali bahwa kalau saja dia berusaha lebih keras. orang ketiga pun tertawa terbahak bahak, bersyukur atas hasil kerja kerasnya, sekarang orang ketiga adalah yang paling kaya dan paling bahagia diantara mereka.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Conclusion:
Jika kita mendapatkan suatu kesempatan, jangan sia siakanlah kesempatan tersebut , karena kesempatan tersebut hanya datang sekali saja. Dan kesempatan tersebut tidak dapat di dapatkan kedua kalinya , oleh karena itu jangan sia – siakan kesempatan yang ada, dan janganlah malas karena jika tidak dengan bekerja keras maka kesempatan tersebut akan sia – sia !
Oleh karena itu kita harus melihat kesempatan yang ada dan jangan hanya bermalas – malasan dan berharap kesempatan tersebut akan datang ke dua kalinya, jadi bangunlah dari kursimu dan ambil kesempatan yang ada !
ruwbenz on June 7th, 2010 | File Under Uncategorized | 4 Comments -